KENDAL - Semangat kolaborasi, kreativitas, dan inovasi berpadu dalam kemeriahan Stand Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal pada Kendal Open Fair (KOF) 2026. Mengusung tema "Culture Sport Center", stand ini hadir sebagai salah satu magnet utama pameran dengan menghadirkan perpaduan harmonis antara kepemudaan, olahraga, seni budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif dalam sebuah ruang kolaboratif yang edukatif, inspiratif, dan menghibur.
KENDAL OPEN FAIR 2026 MAKIN PECAH! STAND DISPORAPAR HADIRKAN INOVASI PEMUDA, BUDAYA, SPORT HINGGA TEKNOLOGI 3D
KENDAL - Semangat kolaborasi, kreativitas, dan inovasi berpadu dalam kemeriahan Stand Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal pada Kendal Open Fair (KOF) 2026. Mengusung tema "Culture Sport Center", stand ini hadir sebagai salah satu magnet utama pameran dengan menghadirkan perpaduan harmonis antara kepemudaan, olahraga, seni budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif dalam sebuah ruang kolaboratif yang edukatif, inspiratif, dan menghibur.
Keikutsertaan Disporapar Kabupaten Kendal dalam Kendal Open Fair 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal yang mengusung tema "Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari". Semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bupati Kendal, "Kendal Berdikari", yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan melalui inovasi, kolaborasi, serta pemberdayaan seluruh potensi daerah.
Selaras dengan tema besar Kendal Open Fair 2026, "Innovation & Collaboration", Stand Disporapar menghadirkan konsep Culture Sport Center sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, pegiat olahraga, pelaku seni budaya, insan pariwisata, hingga pelaku ekonomi kreatif dari berbagai penjuru Kabupaten Kendal. Konsep ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu melahirkan inovasi sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
Plh. Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kabupaten Kendal, Mufdi Yukanto, S.Ag., M.H., menjelaskan bahwa Culture Sport Center merupakan representasi semangat kolaborasi generasi muda dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kendal.
"Stand Disporapar bukan sekadar tempat pameran, melainkan ruang bertemunya kreativitas, olahraga, budaya, pariwisata, dan inovasi anak-anak muda Kendal. Melalui konsep Culture Sport Center, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan Kendal Berdikari," ujarnya.
Salah satu daya tarik yang mencuri perhatian pengunjung adalah pameran inovasi teknologi karya pemuda Kabupaten Kendal yang menampilkan karya Ardhian, Pemenang Teknopreneur Muda Pemula Kabupaten Kendal Tahun 2018. Berawal dari ketertarikan mengembangkan teknologi dengan memanfaatkan berbagai peralatan sederhana di rumah, Ardhian berhasil menciptakan dan mengembangkan teknologi printer 3D yang kini mampu menghasilkan berbagai produk tiga dimensi, termasuk patung dengan kualitas tinggi dan nilai ekonomi yang menjanjikan.
Kisah tersebut menjadi bukti nyata bahwa kreativitas, ketekunan, dan keberanian berinovasi mampu melahirkan karya yang tidak hanya bernilai teknologi, tetapi juga membuka peluang usaha serta lapangan pekerjaan bagi generasi muda.
Selain inovasi printer 3D, Stand Disporapar juga menghadirkan beragam karya inovatif lainnya dari para pemuda Kendal di bidang teknologi tepat guna, kewirausahaan, industri kreatif, hingga pengembangan produk berbasis potensi lokal yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, Stand Disporapar turut menjadi etalase Ekonomi Kreatif Kabupaten Kendal, khususnya pada subsektor kuliner. Setiap hari, pengunjung dapat menikmati berbagai produk unggulan daerah seperti jamu sehat tradisional, kopi khas Kendal, hingga beragam makanan tradisional yang diproduksi oleh pelaku ekonomi kreatif lokal. Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, S.STP., M.H., mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan di Stand Disporapar dirancang bukan hanya sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan kepemudaan tidak hanya berbicara tentang organisasi, tetapi juga bagaimana melahirkan inovator, atlet berprestasi, pelaku ekonomi kreatif, pegiat budaya, komunitas pariwisata, hingga wirausaha muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kendal. Semangat itulah yang kami hadirkan melalui Culture Sport Center sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kendal Berdikari," jelasnya.
Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., menegaskan bahwa Kendal Open Fair merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
"Peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal mengusung tema 'Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari'. Tema ini mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergerak maju melalui inovasi, kolaborasi, dan kerja bersama. Stand Disporapar dengan konsep Culture Sport Center menjadi bukti bahwa pemuda, olahraga, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan kekuatan besar dalam membangun Kabupaten Kendal yang mandiri, maju, dan berdaya saing," ujar Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, S.IP., M.H., menilai bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

"Stand Disporapar memperlihatkan bahwa ketika pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda bersinergi, akan lahir berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inilah semangat Kendal Berdikari yang terus kita bangun bersama," tuturnya.
Selama pelaksanaan Kendal Open Fair 2026, Stand Disporapar menyuguhkan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan komunitas dan masyarakat, di antaranya Fashion Show Sport, Festival Angklung, Disk Jockey (DJ Performance), Festival Jaranan, Pertunjukan Breakdance, Youth Talent Mapping, hingga Pengambilan Doorprize pada hari penutupan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi panggung ekspresi bagi para pemuda dan komunitas untuk menampilkan kreativitas, prestasi, bakat, serta inovasi kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar menghadirkan hiburan, Culture Sport Center menjadi simbol lahirnya ekosistem kolaborasi yang mempertemukan dunia kepemudaan, olahraga, budaya, pariwisata, teknologi, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang yang saling menguatkan. Kehadiran inovasi teknologi, produk ekonomi kreatif lokal, pertunjukan seni budaya, hingga partisipasi aktif berbagai komunitas menunjukkan bahwa generasi muda Kendal memiliki kapasitas besar sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
Sejalan dengan semangat Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal bertema "Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari", Stand Disporapar menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mempercepat pembangunan melalui inovasi, kreativitas, dan kolaborasi. Diharapkan, kehadiran stand ini mampu menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya, memperkuat potensi lokal, serta bersama-sama mewujudkan Kendal Berdikari sebagai kabupaten yang semakin mandiri, inovatif, berdaya saing, dan sejahtera.
"Dari karya anak muda, untuk kemajuan Kendal. Dari kolaborasi, lahir inovasi. Dari inovasi, terwujud Kendal Berdikari."