Langit biru di atas kawasan Daya Tarik Wisata Curug Sewu, Kecamatan Patean, dipenuhi warna-warni sayap paralayang yang melayang anggun mengikuti hembusan angin pegunungan
CURUG SEWU MENDUNIA! KPXC 2026 RESMI TERBANGKAN KENDAL MENUJU DESTINASI SPORT TOURISM INTERNASIONAL
Kendal - Langit biru di atas kawasan Daya Tarik Wisata Curug Sewu, Kecamatan Patean,
dipenuhi warna-warni sayap paralayang yang melayang anggun mengikuti hembusan
angin pegunungan. Panorama alam yang memesona berpadu dengan semangat kompetisi
para atlet menghadirkan pemandangan spektakuler dalam pembukaan Bupati Cup
Kendal Paragliding Cross Country Championship (KPXC) 2026, (6/8/2026).
Untuk
pertama kalinya dalam sejarah, Kabupaten Kendal menjadi tuan rumah kejuaraan Paragliding
Cross Country bertaraf internasional. Kejuaraan yang berlangsung pada 5%u20139
Agustus 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-421
Kabupaten Kendal sekaligus Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik
Indonesia, serta menjadi tonggak baru pengembangan sport tourism di Kabupaten
Kendal.
Bupati
Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. secara resmi membuka kejuaraan dengan
pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya kompetisi. Pembukaan semakin
semarak dengan atraksi fly pass helikopter dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan
Darat (Penerbad) Lanud Adi Soemarmo Solo, pertunjukan seni budaya, atraksi
berkuda, bazar UMKM, hingga sajian kuliner khas Kendal yang melibatkan pelaku
usaha lokal.
Dalam
sambutannya, Bupati Kendal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya
kejuaraan yang menjadi momentum penting dalam memperkenalkan Kabupaten Kendal
sebagai destinasi wisata olahraga dirgantara di Indonesia.
"Saya
menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan Kendal Paragliding Cross
Country Championship 2026. Event ini bukan hanya menjadi bagian dari peringatan
Hari Jadi Kabupaten Kendal dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga
menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi wisata serta
mengembangkan olahraga dirgantara di Kabupaten Kendal," ujar Bupati.
Menurutnya,
kawasan Curug Sewu memiliki karakteristik alam yang sangat ideal untuk
pengembangan olahraga paralayang. Dengan bentang alam pegunungan yang indah,
kondisi angin yang mendukung, serta panorama alam yang memikat, kawasan ini
diyakini memiliki peluang besar menjadi destinasi sport tourism unggulan di
Jawa Tengah.
"Pengembangan
paralayang di Kabupaten Kendal sangat potensial. Curug Sewu sangat tepat
dikembangkan sebagai atraksi wisata baru, khususnya wisata dirgantara.
Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus mendukung setiap upaya yang mampu
memajukan olahraga, mengembangkan sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan
perekonomian masyarakat," tegasnya.
Kejuaraan
perdana ini mempertandingkan empat kategori, yakni Sport Class Putra, Sport
Class Putri, Fun Class, dan Beregu. Tidak hanya diikuti atlet dari berbagai
provinsi di Indonesia, KPXC 2026 juga menghadirkan peserta internasional dari Swiss
dan India, menjadikannya salah satu event olahraga dirgantara bergengsi yang
mulai menarik perhatian komunitas paralayang dunia.
Ketua
Panitia KPXC 2026, Sutrisno, menjelaskan bahwa antusiasme peserta cukup tinggi.
Dari 27 pilot yang mendaftar, sebanyak 23 pilot mengikuti kategori kompetisi
setelah registrasi ulang, sementara sekitar 15 pilot lainnya berpartisipasi
dalam kategori fun flight, sehingga total hampir 40 pilot mengudara di langit
Curug Sewu selama penyelenggaraan kegiatan.
"Kami
optimistis penyelenggaraan perdana ini menjadi awal yang baik. Sejumlah pilot
internasional lainnya bahkan telah menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti
pelaksanaan KPXC pada tahun-tahun mendatang setelah melihat kesuksesan event
tahun ini,"
ungkapnya.
Sementara
itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Achmad
Ircham Chalid, S.STP.,M.H. menegaskan bahwa penyelenggaraan KPXC tidak hanya
berorientasi pada kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi
pemerintah daerah dalam membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan.
"Melalui
kegiatan ini kami ingin memperkenalkan olahraga paralayang kepada masyarakat,
menjaring atlet-atlet potensial dari Kabupaten Kendal, sekaligus memperkenalkan
potensi wisata dirgantara yang dimiliki daerah. Harapannya, olahraga dan
pariwisata dapat tumbuh bersama sehingga memberikan dampak nyata terhadap
peningkatan kunjungan wisata dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Dukungan
juga datang dari Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, S.Pd.I. yang
menilai KPXC merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra Kabupaten
Kendal sebagai destinasi sport tourism.
Menurutnya,
penyelenggaraan kejuaraan paralayang berskala internasional masih sangat jarang
dilaksanakan di Jawa Tengah. Karena itu, KPXC menjadi peluang besar untuk
memperkenalkan Curug Sewu kepada masyarakat luas sekaligus mendorong
pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
"Kami
sangat mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan ini. Semoga mampu melahirkan
atlet-atlet baru, menggerakkan UMKM lokal, serta menjadikan Curug Sewu semakin
dikenal hingga ke tingkat internasional," katanya.
Kesan
positif juga datang dari peserta mancanegara. Pilot asal Swiss, Joseph Anton
Lutov, mengaku terpukau dengan karakter lintasan terbang di Curug Sewu.
Menurutnya, kondisi alam di Kendal memiliki karakter yang unik dengan panorama
yang luar biasa indah serta menantang, bahkan mengingatkannya pada beberapa
lokasi paralayang di negara asalnya.
Bagi
masyarakat dan wisatawan, penyelenggaraan KPXC menghadirkan pengalaman yang
berbeda. Dari kaki perbukitan Curug Sewu, pengunjung dapat menyaksikan puluhan
atlet melayang bebas di langit sambil menikmati hamparan hijau pegunungan
Kendal. Suasana semakin meriah dengan kehadiran bazar UMKM, kuliner lokal, seni
budaya, hingga berbagai atraksi pendukung yang memberikan dampak ekonomi
langsung bagi masyarakat sekitar.
Melalui
penyelenggaraan Bupati Cup Kendal Paragliding Cross Country Championship 2026,
Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk menjadikan olahraga
sebagai penggerak pembangunan daerah. Sinergi antara olahraga, pariwisata,
budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal diharapkan mampu melahirkan destinasi
wisata yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat.
Ke depan,
KPXC diharapkan menjadi agenda tahunan berskala nasional bahkan internasional
yang semakin memperkuat posisi Kabupaten Kendal sebagai destinasi sport tourism
unggulan di Jawa Tengah. Dengan pesona alam Curug Sewu yang memikat dan
semangat kolaborasi seluruh elemen daerah, Kendal optimistis mampu terbang
lebih tinggi sebagai tujuan wisata olahraga dirgantara yang membanggakan
Indonesia.
"Kendal Terbang Lebih Tinggi, Sport Tourism Mendunia."
