SEMANIS
KAMU
(Sekolah Mahir Bisnis, Kewirausahaan Pemuda)
LATAR BELAKANG
Kabupaten Kendal memiliki luas sekitar 1.002 km2 dengan jumlah penduduk lebih dari 1,05 juta jiwa. Indeks Pembangunan Manusia sebesar 74,34 menunjukkan bahwa pendidikan dasar di wilayah ini sudah cukup baik, namun masih banyak warga yang kesulitan melanjutkan ke jenjang SMA atau perguruan tinggi. Keterbatasan pendidikan ini berdampak pada rendahnya keterampilan tenaga kerja, sehingga menyulitkan mereka bersaing di pasar kerja.
Data BPS Kabupaten Kendal per Agustus 2024 mencatat jumlah angkatan kerja mencapai 642.371 orang, naik 7.885 orang dibanding tahun sebelumnya. Namun, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja justru turun 0,08 persen, yang berarti tidak semua penduduk usia kerja terlibat aktif di pasar kerja. Penurunan ini disebabkan oleh terbatasnya lapangan pekerjaan, rendahnya keterampilan serta kurangnya minat generasi muda untuk bekerja di sektor seperti pertanian, manufaktur, dan industri kreatif lokal. Karena itu, dibutuhkan langkah strategis seperti pelatihan keterampilan, penyediaan informasi lowongan kerja, dan dukungan bagi wirausaha muda.
Menanggapi situasi ini, Disporapar Kabupaten Kendal menginisiasi program SEMANIS KAMU (Sekolah Mahir Bisnis, Kewirausahaan Pemuda). Inovasi ini hadir dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan penyerapan tenaga kerja dan partisipasi pemuda melalui pengembangan kewirausahaan. Dengan pendekatan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan, program ini diharapkan mampu mencetak pemuda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing, serta mendorong terbentuknya lapangan kerja baru.
TUJUAN
Inovasi SEMANIS KAMU (Sekolah Mahir Bisnis, Kewirausahaan Pemuda) merupakan program pemberdayaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, potensi, dan kemandirian pemuda melalui pengembangan kewirausahaan yang terstruktur, berkelanjutan, serta berbasis pada potensi lokal di setiap daerah. Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri secara ekonomi, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan solusi berbasis usaha.






